images (5)

Penggunaan  teknologi informasi telah secara signifikan mengubah banyak aspek kehidupan – di bidang perbankan dan perdagangan, pekerjaan dan pekerjaan, perawatan medis, pertahanan nasional, transportasi dan hiburan. Akibatnya, teknologi informasi mempengaruhi (di kedua cara yang baik dan buruk) kehidupan masyarakat, kehidupan keluarga, hubungan manusia, pendidikan, kebebasan, demokrasi, dan masih banyak lagi. Jumlah waktu dan jenis kegiatan yang anak-anak terlibat dalam saat menggunakan komputer adalah faktor kunci yang mempengaruhi apakah teknologi komputer memiliki efek positif atau negatif pada perkembangan mereka.   

Studi itu mencakup enam ratus (600) anak-anak di Kelas 7 sampai 9 (SMP) di wilayah Greater Accra Ghana di mana penggunaan komputer dan internet di kalangan anak-anak tersebar luas. Sebagian besar sekolah yang muncul untuk 2010 BECE di ICT terletak di wilayah ini. Dalam meneliti dampak teknologi komputer pada anak-anak kita melihat bidang-bidang berikut
1.Jumlah waktu di mana anak-anak menggunakan internet untuk kegiatan-kegiatan berikut, permainan      komputer, pekerjaan rumah, chatting di facebook, e-mail, dan peristiwa terkini seperti (berita, olahraga      dan cuaca).

2. Jumlah jam per minggu mereka habiskan menggunakan internet untuk kegiatan-kegiatan berikut;          permainan komputer, pekerjaan rumah, chatting di facebook, e-mail, dan peristiwa terkini seperti (berita,  olahraga dan cuaca).

3. Jumlah kali per minggu anak menggunakan komputer tanpa internet dari rumah dan dari sekolah.
4. Jumlah jam per minggu anak-anak menggunakan komputer dengan internet dari rumah, sekolah dan    warnet.

images (7)

Komputer adalah alat yang ampuh yang merevolusi pembelajaran, komunikasi dan bermain anak-anak kita. Melalui dunia interaktif teknologi, anak-anak kita sedang dibentuk oleh eksplorasi mereka dari komputer dan internet. Komputer modern dan menawarkan internet anak-anak saat ini perangkat yang kuat, jika digunakan secara tepat, dapat meningkatkan perkembangan anak secara fisik, kognitif, dan keterampilan sosial.

Kita menemukan bahwa 23% dari anak-anak selalu menggunakan komputer untuk pekerjaan rumah mereka dibandingkan dengan 10,5% menggunakannya untuk game, 12% chatting online dan 11,5% untuk mengirimkan e-mail. Sebagian besar anak-anak ini menggunakannya untuk bekerja di rumah dan urusan saat ini berasal dari sekolah swasta. Kami masih memiliki banyak anak-anak di Ghana yang tidak memiliki akses ke komputer, Dengan mereka yang tidak pernah menggunakan komputer untuk game, pekerjaan rumah, chatting online, mengirim e-mail dan urusan saat ini, kami telah masing-masing berikut ini, 30,9% , 28,7%, 49,2%, 50,1% dan 40%. Tapi kadang-kadang kita memiliki yang berikut menggunakan mereka. 44,1% untuk bermain game, 27,9% menggunakannya untuk pekerjaan rumah, 24,2 chatting online, 26% untuk mengirimkan e-mail dan 37% untuk urusan saat ini.

Perkembangan teknologi di era globalisasi yang modern ini sudah melesat tinggi entah, siapapun, dan dimanapun mereka dapat meng-akses media teknologi yang sudah canggih dan beragam macam tersedia, salah satu medianya adalah media internet yang dapat membantu masyarakat atau para pelajar mempelajari ataupun mengetahui informasi seputar kebudayaan, teknologi, dan lain-lain yang ada di Indonesia maupun informasi yang belum diketahuinya.

Internet adalah jaringan global antarkomputer untuk berkomunikasi dari suatu lokasi ke lokasi lain di belahan dunia. Dalam internet terdapat berbagai macam informasi, baik yang baik maupun yang buruk, yang benar maupun yang tidak. Semua informasi itu dapat diakses lewat internet. Penggunaan internet berkembang dengan pesat. Kini masyarakat dapat dengan mudah mengakses internet di warnet atau melalui laptop dengan modem ataupun wireless-connected, bahkan lewat HP. Jumlah pengguna internet pun terus bertambah. Berdasarkan perhitungan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) terdapat sekitar 25 juta pengguna internet.

Peningkatan pengguna internet diprediksi akan terus meningkat sekitar 25 persen setiap tahunnya. Departemen Komunikasi dan Informatika mengemukakan, sekitar 50% penduduk Indonesia pada tahun 2015 yang diperkirakan berjumlah 240 juta jiwa, atau sebanyak 120 juta jiwa, diharapkan sudah terhubung dan mampu menggunakan internet. Harapan tersebut sesuai dengan deklarasi World Summit On Informastion Society (WSIS) tahun 2003, dengan point terpentingnya adalah pada tahun 2015 sekitar 50% penduduk dunia harus memiliki akses informasi yang terhubung dan mampu menggunakan internet. Sebuah data menunjukkan bahwa dari jumlah pengguna internet di atas, rata-rata pengguna internet di perkotaan 60% adalah di bawah 30 tahun. Artinya, para pengguna itu adalah anak-anak dan remaja. Internet pun lalu berpengaruh terhadap perkembangan dan pertumbuhan mereka, khususnya para remaja.

 

Internet juga tidak kalah canggihnya dengan sarananya itu sendiri. Akhir-akhir ini justru internetlah yang lebih berkembang. Berjuta orang menggunakan internet untuk berbagai keperluannya, mulai keperluan pribadi, organisasi, sampai keperluan dinas, karena dinilai internet ini lebih praktis. Di negara kita tercinta ini sudah mulai banyak sekolah-sekolah yang memanfaatkan internet sebagai sarana penting dalam kegiatan pembelajaran. Dengan semakin banyaknya pengguna internet lebih-lebih dalam penggunaan World Wide Web dan e-mail, mereka semakin menyatu dengan program canggih itu. Bagi mereka internet sudah termasuk bagian kehidupannya, seperti mereka bergaul akrab dengan pakaian

 

Dampak Positif Internet :

  1. Media Komunikasi                                                              

 

Menambah wawasan mereka mengenai dunia luar dengan memberikan informasi-informasi
terbaru yang dapat meningkatkan pengetahuan: Memanfaatkan internet untuk menambah teman atau relasi melalui situs jejaring sosial seperti Facebook mereka dapat menjalin pertemanandengan banyak orang yang tidak terbatas oleh geografis. Internet telah memudahkan komunikasi mereka dengan oran-orang luar, terutama dengan teman-teman mereka yang sudah lama tidak bertemu. Internet juga melatih mereka untuk menjalin komunikasi dengan warga asing sehingga mereka dapat mengasah kemampuan mereka dalam berbahasa asing.

 

  1. Sebagai sarana hiburan

 

Sebagai sarana hiburan. Bagi remaja laki-laki, mereka sering bermain game online untuk menghilangkan kejenuhan setelah beraktivitas.Sebagai media untuk menjalin silaturahmi dengan berbagai teman-teman lama atau sesama anggota dari suatu grup dunia maya. Sebagai sarana bisnis untuk menjual suatu produk mereka secara online atau mempromosikan band agar dikenal oleh masyarakat

Dampak Negatif Internet :

Dampak Negatif Penggunaan Internet secara umum adalah sebagai berikut :

Cybercrime. Adalah kejahatan yang di lakukan seseorang dengan sarana internet di duni maya yang bersifat.

 

  • Melintasi batas Negara
  • Perbuatan dilakukan secara illegal
  • Kerugian sangat besar
  • Sulit pembuktian secara hukum

 

Bentuk-bentuk cybercrime sebagai berikut :

  1. Hacking

Usaha memasuki sebuah jaringan dengan maksud mengeksplorasi atupun mencari kelemahan system jaringan.

  1. Cracking

Usaha memasuki secara illegal sebuah jaringan dengan maksud mencuri, mengubah atau menghancurkan file yang di simpan padap jaringan tersebut.

 

Pengaruh internet telah menyebabkan remaja bahkan terkadang orang dewasa pun melupakan tugas sekolah maupun pekerjaan dan waktu beribadah. Sifat remaja yang masih labil menyebabkan remaja mudah terpengaruh.Mereka sering menjadi tersangka kejahatan dunia maya. Tidak jarang dari kalangan remaja maupun orang dewasa terutama kaum laki-laki yang sudah pernah melihat situs porno.Situs jejaring sosial telah membuat penggunanya melakukan tindak perkelahian dengan temannya di dunia maya maupun di dunia nyata. Hal ini dipicu oleh berbagai hal, seperti akibat penghinaan yang dilakukan oleh temannya di dunia maya, persoalan cinta, kesalahpahaman, dan lain-lain. Banyak remaja yang tidak masuk sekolah (bolos) akibat terlalu asik bermain game online . Berkurangnya komunikasi antara orang tua dan anak karena terlalu sibuk bermain internet 

 

Sumber Referensi:

Ekasari, P., Dharmawan, A. H. (2012). Dampak sosial-ekonomi masuknya pengaruh internet dalam kehidupan remaja di pedesaan. Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan, 6, 57-71.

Surya, Yuyun W.I. 2002. Pola Konsumsi dan Pengaruh Internet sebagai Media Komunikasi Interaktif pada Remaja (Studi Analisis Persepsi pada Remaja di Kotamadya Surabaya). Surabaya: Lembaga Penelitian Universitas Airlangga.

Bob Afonso (1999) Is the Internet Affecting the social Skills of Our Children, University of Neveda Rono.

Henry Osborn Quarshie. 2012. The Impact of Computer Technology on the Development of Children In Ghana. Journal of Emerging Trends in Computing and Information Sciences. VOL. 3, NO. 5
 

 

 

 

Advertisements